PP PAUD DIKMAS JAWA BARAT ORIENTASI OPERATOR PEMETAAN MUTU SECARA DARING

Dasar kebijakan PP-PAUD DIkmas Jawa Barat Tahun 2020 dalam Sasaran kegiatannya adalah meningkatnya Penjaminan mutu Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat di lima tahun kedepan (2020 -2024), Ditahun 2020 ini PP-PAUD DIkmas Jawa Barat mentargetkan 35 persen dari data pokok pendidikan (Dapodik) Kabupaten/Kota di Jawa Barat dan DKI Jakarta, dengan sasaran kegiatan diantaranya Lembaga PAUD dan Dikmas terpetakan mutu pendidikannya, telah disupervisi mutu pendidikannya, telah terfasilitasi mutu pendidikannya berdasarkan SNP, dan data pokok pendidikan (Dapodik) Paud Dikmas di kab/kota akurat, terbarukan dan berkelanjutan

Pelaksanaan Orientasi Operator Pemetaan Mutu PAUD dan Dikmas terdiri dari unsur operator Lembaga Paud Dikmas diwilayah Koordinasi Kerja PP-PAUD dan Dikmas Jawa Barat yang dilaksanakan mulai awal bulan Juli 2020 dari masing masing Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota di Jawa Barat dan DKI Jakarta. Adapun lembaga yang dipetakan mutunya pada tahun 2020 ini adalah 12.127 lembaga PAUD dan PKBM, dari jumlah sasaran lembaga tersebut Semua tahapan pemetaan mutu dilakukan secara daring

Kegiatan ini tidak bermaksud untuk melakukan penilaian terhadap lembaga satuan PAUD dan Dikmas melainkan untuk mengetahui peta dan kondisi mutu program PAUD dan Dikmas saat ini, sehingga bisa diperoleh data mengenai kekuatan dan kelemahan yang terdapat pada pengelolaan program PAUD dan Dikmas. Pada akhirnya dapat diketahui komponen standar PAUD dan Dikmas yang masih membutuhkan penguatan, yang masih perlu lebih dioptimalkan untuk terjadinya peningkatan kualitas program PAUD dan Dikmas di lembaga.

Mutu program PAUD dan Dikmas dimaksud harus sesuai dengan 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP). SNP adalah kriteria minimal tentang sistem pendidikan. SNP dikembangkan untuk menjamin mutu pendidikan nasional, Standar Nasional Pendidikan terdiri dari 8 komponen standar yaitu Standar Kompetensi Lulusan, Standar Isi, Standar Proses, Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Standar Sarana Prasarana, Standar Pengelolaan, Standar Penilaian, dan Standar Pembiayaan.

Tujuan dari Orientasi Operator Pemetaan Mutu ini adalah untuk Mensosialisasikan bagaimana pengisian Aplikasi Pemetaan mutu, tidak hanya Mensosialisasikan akan tetapi mensimulasikan penggunaan aplikasi berbasis web pemetaan mutu PAUD dan Dikmas, sampai ke Simulasi pengolahan data hasil dari aplikasi pemetaan mutu PAUD dan Dikmas tersebut.

Adapun Hasil yang Diharapkan dalam Orientasi Operator Pemetaan Mutu ini adalah Tersosialisasikannya instrumen pemetaan mutu PAUD dan Dikmas, Peserta dapat menggunakan dan mengolah hasil aplikasi pemetaan mutu.

Adapaun Materi Orientasi Operator Pemetaan Mutu ini diantaranya adalah tentang : Kebijakan Penjaminan Mutu dan kapasitas Satuan PAUD dan Dikmas di provinsi Jawa Barat dan DKI Jakarta, dan teknis Pengisian aplikasi Pemetaan Mutu.

Kegiatan Pemetaan Mutu Tahun 2020 ini tidak lagi focus pada Akreditasi lembaga akan tetapi lebih pada Penjaminan Mutu Pendidikan, Satdik (satuan Pendidikan) yang menjadi sasaran pemetaaan mutu Tahun 2020 ini satdik yang sudah teregistrasi dalam Dapodik

Rangkaian-rangkaian kegiatan dari pemetaan mutu ini akan ditindaklanjuti dengan kegiatan supervisi diantaranya akan dilakukan pembinaan, pembimbingan, pendampingan, untuk mencapai standar minimal 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP). *Pele Jayagiri