Pendidikan Multikultural Bagi Anak Usia Dini

Oleh : Hidayat, M.Pd

image-1608382951266.png

Indonesia terdiri dari beribu-ribu pulau sehingga disebut Nusantara atau banyak kepulauan. Kondisi pulau yang saling terpisah mengakibatkan adanya isolasi geografis. Isolasi geografis menyebabkan pulau-pulau di Indonesia memiliki kultur berbeda-beda. Hal tersebut menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara multikultural terbesar di dunia dengan beragam suku bangsa, ras, bahasa, adat istiadat, dan kepercayaan.

Istilah multikultural mulai marak digunakan sekitar tahun 1950-an, terkait dengan kalimat yang termuat dalam sebuah surat kabar Kanada, Montreal Times yang menggambarkan masyarakat Montreal sebagai masyarakat “multi-cultural” dan “multi-lingual”. Kultur atau budaya sendiri pada perkembangannya diartikan sebagai suatu pemahaman pada sekelompok manusia yang mempengaruhi cara berpikir (think), merasa (feel), percaya (believe), dan bertindak (act).

Namun, kondisi multikultural di Indonesia bisa menjadi bom waktu jika tidak ada perekat di dalam generasi penerus. Inilah pentingnya pendidikan multikultural yang harus ditanamkan sejak usia dini. Penanaman pemahaman bahwa Indonesia adalah negara multikultural, bagi anak-anak sangatlah penting. Untuk itu, diperlukan program dan aksi yang diterapkan khususnya dalam lingkungan Pendidikan Usia Dini.

Pendidikan multikultural sebaiknya diterapkan sejak dini dan terus dikembangkan seiring dengan perkembangan zaman. Hal ini dikarenakan banyak sekali hal-hal baru yang terus muncul dari budaya masyarakat yang senantiasa berkembang. Dengan demikian, pendidikan multikultural tidak bisa dihentikan begitu saja pada tahap tertentu melainkan harus terus-menerus dikembangkan dan diresapi oleh masyarakat dalam kehidupannya.

Pendekatan multikulturalisme erat dengan nilai-nilai dan pembiasaan sehingga perlu wawasan dan pemahaman yang mendalam untuk diterapkan dalam pembelajaran, tauladan, maupun perilaku harian. Proses itu diharapkan mampu mengembangkan kepekaan rasa, apresiasi positif, dan daya kreatif.