Homeschooling Taman Sekar Bandung, Salah Satu Satuan Pendidikan Pilihan Untuk Memenuhi Layanan Pendidikan

Oleh: Rr. Erna Hernawati

image-1608380050494.png

Sekolah rumah adalah proses layanan pendidikan yang secara sadar dan terencana dilakukan oleh orangtua/keluarga di rumah atau tempat-tempat lain. Sementara bisa dalam bentuk tunggal, majemuk, dan komunitas dimana proses pembelajaran dapat berlangsung dalam suasana kondusif.

Ini bertujuan agar setiap potensi peserta didik yang unik dapat berkembang secara maksimal.( Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 129 Tahun 2014 tentang “Sekolah Rumah” (homeschooling) Pasal 1 Ayat (4)). Kemudian pada pasal 7 Ayat (1) disebutkan : kurikulum yang diterapkan dalam sekolah rumah mengacu pada Kurikulum Nasional. Ayat (3) : kurikulum yang dimaksud sebagaimana Ayat (1) yang digunakan dapat berupa kurikulum pendidikan formal atau kurikulum pendidikan kesetaraan, dengan memperhatikan secara lebih meluas atau mendalam bergantung pada minat potensi dan kebutuhan peserta didik.

PKBM Sekolah Rumah Taman Sekar Bandung atau lebih dikenal dengan Homeschooling Taman Sekar Bandung (HSTSB) yang dipimpin oleh seorang Kepala yang bernama H. Kusmana, M.Pd. berdiri sejak tahun 2013 di bawah Yayasan Widya Wiratama Mandiri yang dipimpin oleh H. Abas Somantri, S.Pd, M.Pd. Secara pengelolaan, HSTSB sudah berdiri sejak 2007 bekerja sama dengan Kak Seto yang merupakan pelopor lembaga pendidikan berkarakter homeschooling di Indonesia. Demikian penjelasan dari M. Wisnu Suhandhani selaku penanggung jawab program pembelajaran SMA dan menjadi tutor mata pelajaran fisika juga di HSTSB. Yang melatarbelakangi lahirnya HSTSB diantaranya karena keprihatinan terhadap kondisi pendidikan formal yang kadang kurang mengakomodir kebutuhan peserta didik. Homeschooling sebagai salah satu alternatif pendidikan dirasa tepat untuk memenuhi tuntutan keberagaman kondisi peserta didik yang semakin berkembang seiring perkembangan zaman.

Adapun visi HSTSB adalah menjadi lembaga yang mampu mengakomodasi anak usia belajar agar bisa mengembangkan minat, dan bakat anak sesuai potensi yang dimilikinya dengan memberikan fleksibilitas dalam mengatur waktu dan menyusun kurikulum pendidikannya dan mengedepankan pembelajaran berbasis keluarga.

Misi HSTSB diantaranya:

  • Menjadikan HSTSB sebagai salah satu institusi pendidikan yang unggul dalam menyediakan program-program pendidikan bagi anak untuk dapat terampil, kreatif, cerdas dan mandiri.
  • Menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan menyenangkan bagi peserta didik sesuai dengan kebutuhan, gaya belajar, kekuatan dan keterbatasan yang dimilikinya.
  • Membantu peserta didik yang menemukan minat dan bakatnya serta mengembangkan bakat dan minat anak didik secara optimal..
  • Membentuk peserta didik menjadi manusia pembelajar seumur hidup yang mempunyai kepedulian sosial yang tinggi dan karakter yang kuat.
  • Memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh hubungan dari pembelajaran yang dipelajarinya dengan kehidupan nyata.
  • Mengatasi keterbatasan kelemahan peserta didik dengan melakukan pendekatan personal.
  • Mempersiapkan peserta didik dengan aspek pengetahuan, kecakapan hidup dan karakter terpuji untuk jenjang kehidupan masa mendatang.
  • Membekali peserta didik dengan kemampuan memecahkan masalah sesuai dengan tingkat perkembangannya demi kesuksesan pada masa mendatang. 

Selama 12 tahun berkiprah dalam dunia pendidikan nonformal di Indonesia, banyak hambatan dan tantangan yang dihadapi oleh Homeschooling Taman Sekar Bandung. Menerapkan idealisme pendidikan sejati dalam proses pembelajaran sehari-hari bukanlah hal yang mudah. Tantangan utamanya adalah pada pola pikir masyarakat yang masih menganggap sistem pendidikan homeschooling tidak umum dan tidak setara dengan pendidikan formal. Sehingga seringkali masyarakat menganggap sebelah mata pada orang-orang yang memilih homeschooling. Hal ini juga berdampak pada kepercayaan diri lembaga dan juga warga belajar.

Pada perkembangannya, Homeschooling Taman Sekar Bandung terus menerus berusaha untuk berkembang menjadi lembaga pendidikan nonformal kesetaraan terdepan, kredibel dan profesional sehingga lulusan-lulusannya mampu bersaing baik itu di jalur pendidikan formal, perguruan tinggi maupun di dunia kerja. Hal ini dibuktikan pada tahun 2018 HSTSB mendapatkan akreditasi A untuk 3 program kesetaraan dan mendapatkan predikat lembaga pendidikan kesetaraan berprestasi tahun 2018 dari Dinas Pendidikan Kota Bandung. Terakhir pada tahun 2019 dalam kegiatan Apresiasi GTK PAUD DIKMAS Berprestasi dan Berdedikasi juga mendapatkan Juara 1 pada Kategori Pengelola PKBM Berprestasi dan Berdedikasi tingkat Nasional yang diselnggarakan di Provinsi Bangka Belitung.

Tujuan HSTSB:

  • Homeschooling Taman Sekar Bandung (HSTSB) sebagai salah satu bentuk homeschooling komunitas yang menjadi wadah bagi para praktisi untuk saling berkomunikasi dan bersosialisasi.
  • HSTSB menyediakan tutor sebagai pendamping belajar homeschooler apabila dibutuhkan. Misalnya, pada beberapa mata pelajaran tertentu yang materinya kurang dikuasai oleh orang tua atau karena homeschooler memerlukan bimbingan tambahan.
  • HSTSB lebih menitikberatkan pada membantu persiapan program kesetaraan bagi homeschooler sehingga apabila mereka ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi, kompetensi mereka sudah teruji dan terbukti setara dengan rekan-rekannya di pendidikan formal.

PKBM di HSTSB:

image-1608380433630.png

 

 

Komunitas
Waktu belajar bersama tutor di komunitas 1,5  jam/mata pelajaran. Seminggu 2x

 

 

 

 

 

 

image-1608380615290.png

 

Distance Learning
Waktu belajar lebih fleksibel tergantung jadwal kegiatan anak atau
kesepakatan antara anak dan orang tua.

 

 

 

 

 

 

 

image-1608380873865.pngTutor Visit
Baik homeschooler yang mengambil program komunitas maupun distance learning bisa mengambil program tutor visit di waktu dan tempat yang disepakati oleh tutor dan homeschooler. Durasinya sekitar 1,5 jam per mata pelajaran.

 

 

 

 

 

 

 

 


Lulusan Homeschooling Taman Sekar Bandung telah tersebar di perguruan tinggi favorit dan bergengsi di Indonesia seperti UI, ITB, UNPAD, UPI, UNAIR, dan perguruan tinggi swasta serta berbagai bidang professional dan wirausaha. Lulusan Homeschooling Taman Sekar Bandung juga tersebar di berbagai perguruan tinggi di luar negeri seperti Jepang, Amerika, Selandia Baru, Australia, Singapura, Malaysia dan Belanda. Pembelajaran yang fleksibel, nyaman dan menyenangkan serta relasi yang setara antara pendidik dan peserta didik juga turut memicu melesatnya prestasi individu warga belajar dalam beberapa bidang minat dan bakat. Dalam bidang musik, olahraga, bahasa, wirausaha dan keterampilan lainnya tercatat pernah mengukir sederet prestasi.

image-1608381111207.png

Terakhir, warga belajar Homeschooling Taman Sekar Bandung mencatatkan diri sebagai juara dunia catur junior, bulu tangkis tingkat provinsi dan motorcross 800 cc di tingkat provinsi. Segala pencapaian tersebut tidak terlepas dari optimalnya potensi yang terstimulus melalui pendekatan yang humanis di lingkungan pendidikan. Waktu luang yang bermanfaat dan relasi yang setara menjadi kunci utama dalam menyelenggarakan proses pendidikan yang berkualitas.

Sederet pencapaian yang telah diraih oleh Homeschooling Taman Sekar Bandung baik secara kelembagaan, pendidik dan tenaga kependidikan dan peserta didik adalah hasil dari proses yang panjang dan berliku. Sulitnya mengubah stigma masyarakat tentang pendidikan nonformal, khususnya homeschooling menjadi motivasi untuk membuktikan kepada dunia bahwa lembaga pendidikan nonformal mampu memberikan layanan terbaik bagi masyarakat di dunia pendidikan. Program ujian kesetaraan juga menjadi kesempatan bagi homeschooling untuk membuktikan bahwa output dari homeschooling juga bisa meraih legitimasi pendidikan yang diakui pemerintah.

Sehingga tidak ada alasan mendikotomikan antara sekolah formal dan homeschooling karena keduanya sama-sama bisa dipertanggungjawabkan secara legal formal walaupun dari jalur yang berbeda. Tren pendidikan yang semakin maju dan terbuka menjadi kesempatan bagi pendidikan formal, pendidikan nonformal, pendidikan informal bersinergi dan saling melengkapi. Dengan kekurangan dan kelebihan pada karakterisitik masing-masing jalur akan semakin memperkaya khasanah pendidikan di Indonesia. Perspektif masyarakat tentang pendidikan nonformal dan homeschooling sedikit demi sedikit mengalami perubahan ke arah yang lebih baik. Artinya, masyarakat tak lagi rendah diri dengan identitas homeschooling. Kini, masyarakat cenderung bangga dan menjadikan homeschooling sebagai pilihan utama bagi pendidikan anakanak mereka.

Dengan meningkatnya animo masyarakat terhadap homeschooling maka muncullah tantangan baru bagi lembaga penyelenggara, seperti Homeschooling Taman Sekar Bandung. Setiap kepercayaan yang digantungkan di pundak lembaga harus dipertanggungjawabkan secara moral etik kepada masyarakat. Utamanya adalah dengan terus berupaya menjalin hubungan baik dengan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengasuhan dan pendidikan dalam keluarga bagi anak. Artinya, penyelenggara homeschooling tidak hanya menyediakan jasa layanan pembelajaran tapi juga melaksanakan pelayanan untuk melakukan edukasi bagi warga belajar dan orang tua serta masyarakat umum.